Demikianlah cintamu di hidupku
Seperti Mentari bersinar cerah di pagi
Demikianlah hadirmu di hidupku
Kau telah menjadi yang pertama dan satu-satunya di hidupku
Kau telah menjadi tarikan nafas hidupku
Kau telah menjadi aliran darah yang menghidupkanku
Dan selama hanya kamu yang aku mau dan aku butuh.
Kau telah menjadi tarikan nafas hidupku
Kau telah menjadi aliran darah yang menghidupkanku
Dan selama hanya kamu yang aku mau dan aku butuh.
Sekalipun kelak kau tak sehebat sekarang
Sekalipun nanti kau tak sekuat ini
Sekalipun nanti Ragamu rapuh dan lemah
Sekalipun nanti suaramu serak
Aku akan selalu ada di sisimu menemani dirimu
Karena cinta ini tak akan usai dimakan waktu
Seperti halnya cintamu yang tulus dan satu-satunya untukku
Maka seperti itulah cintaku untukmu
Sekalipun nanti kau tak sekuat ini
Sekalipun nanti Ragamu rapuh dan lemah
Sekalipun nanti suaramu serak
Aku akan selalu ada di sisimu menemani dirimu
Karena cinta ini tak akan usai dimakan waktu
Seperti halnya cintamu yang tulus dan satu-satunya untukku
Maka seperti itulah cintaku untukmu
Tak berubah, tak berkurang
Tak terkikis, tak akan sirna
Tak akan habis, tak akan terbagi
Seluruhnya hanya untukmu
Begitulah cinta yang aku bisa berikan
Walau aku dan kamu tak sempurna
Tetapi kita punya cinta yang sempurna
Tak terkikis, tak akan sirna
Tak akan habis, tak akan terbagi
Seluruhnya hanya untukmu
Begitulah cinta yang aku bisa berikan
Walau aku dan kamu tak sempurna
Tetapi kita punya cinta yang sempurna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar